Kecewa

Pada dasarnya setiap manusia memiliki harapannya masing-masing. Entah dalam bentuk apa harapan itu, baik atau tidaknya hanya dia dan tuhan yang tahu. Pada umumnya pula, tidak semua mimpi, harapan dan impian itu terwujud. Hal itu sudah biasa terjadi bahkan mungkin sebagian orang merasa setengah dari dirinya adalah kegagalan impiannya. Seperti tidak ada yang terwujud dari apa yang ia inginkan dan impikan selama ini.

Kawan, hal itu biasa. Kecewa itu selalu terjadi tanpa mengenal waktu menghampiri. Terkadang saat rasa sedang melambung tinggi di udara, rasa kecewa itu datang menjatuhkannya jauh ke dasar dan meremukkannya. Hancur dan terhempas.Tapi sadarkah kalian? bukan Allah jahat tidak mengabulkan do`a dan impian kita. Hanya saja ini sebuah jalan untuk memperkuat diri kita. Mungkin saja biasanya kita mudah puas dengan cepat tercapainya segala keinginan. Mungkin saja selama ini kita sombong dengan segala hal yang kita capai dan menganggap semua hasil kerja keras kita tanpa ada campur tangan yang kuasa. Ini mungkin saja jalan agar kita menjadi pribadi yang lebih tangguh saat menghadapi penolakan ataupun rasa kecewa. Ini bisa jadi sarana kita untuk belajar lebih dalam dan lebih memahami lagi. Atau memang ini bisa jadi teguran buat kita.

Rasa sakit karena kecewa memang sangat sulit sirna. Rasanya menggores dalam hingga luka itu susah pudar dan meninggalkan jejak walau hanya segores guratan halus. Pernah ada masa dimana dulu atau baru saja kemarin kita merasa jatuh sedalam-dalamnya karena kecewa. Hadapilah kawan, tersenyum lalu bangkit untuk terus berusaha. Karena walau gagal sekalipun tidak ada yang sia-sia jika kita sudah berusaha. Ikuti saja jalan yang sudah ada dan pelajari. Suatu saat bisa saja kita mendapatkan yang lebih baik.

Kekecewaan selalu dikaitkan dengan kepercayaan. Kepercayaan yang mendalam akan sesuatu yang bahkan tidak bisa menjamin kepuasan kita saat kita percaya pada hal tersebut. Jika paham, jauhilah. Terus memperbaiki diri dan serahkan hal-hal itu pada yang kuasa. Karena kita hanya dapat mempercayakan hal-hal tersebut pada yang maha kuasa bukan justru percaya pada hal-hal tersebut. Kawan.. tak akan ada kecewa jika angan berlandaskan iman

Komentar