TIPS Lolos SNMPTN

Bismillahirrahmaanirrahiim..
Assalamu`alaikum para pembaca dimanapun kalian berada. Semoga selalu sehat dan selalu diberkahi oleh Allah SWT. Aamiin..

Kali ini mau sharing tentang pengalaman sendiri. Alhamdulillah bulan April kemarin tanggal 26, aku dapet pengumuman bahagia. Untuk pembaca seusiaku pasti tau ada hal apa yang terjadi pada hari itu. Jadi, hari itu aku dinyatakan lolos jalur SNMPTN 2017 di Institut Pertanian Bogor, tepatnya departemen Teknologi Hasil Perairan.(Wah gak familiar banget di telinga departemennya ya? wkwk).

Banyak kok yang berkomentar tentang jurusan atau kalau di IPB disebutnya departemen yang menerima aku ini. Tapi, aku mau bahas secara urut dulu karena intinya bukan disitu. Bukan di "wah" nya universitas kita atau jurusan kita.

Intinya adalah di rasa syukur saat menerima apa yang udah dikasih sama Allah SWT. dan usaha dibelakangnya. Karena setiap hasil yang kita dapat itu sesuai dengan kerja keras dan kehendak Allah. Semuanya sebenernya hasil kerja keras, karena do`a pada saat-saat terpenting harus kita lakukan dengan kerja keras hehe.

Awalnya, aku sebenarnya gak ada minat di jurusan ini dan kampus ini. Aku lebih melirik ke saudara trio kwek kwek nya IPB (UI dan ITB). UI juga gabegitu minat karena terlalu dekat rumah, mau coba sekolah yang jauh soalnya. Aku dari kelas sepuluh udah konsisten banget mau masuk ITB. Apalagi sepupuku ada yang di ITB dan suka kasih petuah-petuah mereka. Tapi takdir berkata lain.

Setelah tiga tahun, aku selalu memantau nilai-nilai khususnya yang sesuai jurusanku IPA (fisika, biologi, kimia, matematika) dan juga bahasa inggris serta bahasa indonesia. Alhamdulillah nilainya naik perlahan-lahan. Hanya bahasa inggris sempat turun jauh banget :'( .Its okay, aku tetap optimis.Tapi ditengah keoptimisan itu, tiba-tiba aku liat nilai yang diinput guru BK itu anjlok berat. Aku gak ngerti nilaiku yang anjlok apa gimana karena saat aku liat ranking juga jauh beda.Itu jadi buat aku putus asa buat ikut jalur SNMPTN. Untungnya aku cukup dekat sama guru BK, jadi beliau benar-benar sangat care sama aku (makasi banyak buu jasa ibu paling tidak terlupakan).Akhirnya nilainya bisa kembali dengan cukup begitu juga teman-temanku yang sempat bermasalah juga.Memang ada kesalahan input ternyata.

Saat pilah-pilih jurusan. Aku bertekad banget mau ambil ITB walaupun kata guru BK kemungkinannya sangat kecil karena di Aliyahku belum ada yang tembus ke sana. Dan dengan berbagai pertimbangan beliau menyarankan ini itu ke aku dan orangtuaku.Teknologi hasil perairan di IPB yang aku pilih jadi pilahan pertama dan terakhir di SNMPTN ini rekomendasi beliau.Karena peluangnya yang besar, banyak juga di sekolahku yang mau ambil jurusan itu. Sampai guru BK aku yang keep jurusan itu cuma buat aku supaya yang lain gak ada yang ambil.Ya Allah, satu lagi karunia yang Allah kasih lewat beliau.

Pengumuman seleksi tahap satu SNMPTN pun tiba. Tahun ini memang lebih menyakitkan karena ada dua kali seleksi. Karena sekolahku akreditasinya A, jadi sekitar 50% atau 75 % gitu yang disaring masuk ke tahap kedua.Alhamdulillah aku lolos. Tahap kedua aku udah tawakkal aja sama Allah. Ini ada do`a yang menginspirasi aku buat ngikutin kata-katanya dari kakak kelasku yang intinya "Ya Allah, berikanlah hasil yang terbaik buat hamba. Jadikanlah kampus tujuan hamba nanti menjadi tempat dimana hamba bisa lebih mendekatkan diri padamu". Ini do`a yang keren sih menurutku. Karena pada dasarnya ilmu agama itu sangat penting sebagai dasar kehidupan kita. Mau kuliah kedokteran, teknik, sampai sastra ya ilmu dasarnya harus ada agama.Disitu pola pikir aku berubah. Bukan dapet jurusan yang bisa cepat dapat pekerjaan.Tapi,kuliah dimanapun,jurusan apapun, asal itu semua bisa membuat aku lebih dekat sama Allah bukan sebaliknya. 

Disini juga aku bukan terpaksa pilih IPB. Karena pada dasarnya semua kampus baik, semua jurusan baik.Kan niatnya menuntut ilmu. Sekarang banyak banget yang tujuan utamanya pekerjaan dulu. Aku belum pernah denger "pekerjaan menjanjikan meningkatkan derajat seseorang". Tapi yang ada hadistnya itu "ilmu mengangkat derajat seseorang".  Boleh aja sih bermimpi sukses, tapi jangan sampai memandang sebelah mata yang lainnya. Karena setiap ilmu itu bermanfaat. Jadi belajar aja dulu cari ilmu sebanyak-banyaknya. Rezeki sudah diatur kok sama Allah.

Setiap sepertiga malam, dhuha, bahkan saat aku mau sedekah do`a yang terucap dan terpikirkan itu. Dengan harapan bahwa IPB jawabannya.Kalau bukan, berarti bukan yang terbaik.Saat pengumuman, dengan sinyal yang amat buruk aku buka website dengan kanan dan kiri ada Ummi dan Abi. Saat dibuka warna yang muncul hijau, aku langsung nangis meluk Ummi tanpa lihat tulisan lolosnya (tapi emang beneran lolos).

Aku ada  tips sedikit, siapa tau aja diberi kemudahan dalam seleksi atau apapun itu dan bermanfaat semoga yaa aamiin..

1. Kembali pada Allah SWT. , ini sudah pasti dan wajib. Bahkan jangan saat kita butuh doang, berdo'a semoga istiqomah rajin ibadahnya sampai setelah dapat apa yang kita inginkan. Bisa dengan rajin puasa senin kamis, shalat dhuha, baca al-qur'an, shalat di sepertiga malam (karena saat kita memohon di sepertiga malam, tidak ada penghalang bagi doanya), sedekah dan sebagainya. Sedekah juga sangat penting dan bisa dalam bentuk apa saja. 

2. Orangtua. Ridhanya Allah ada pada ridhanya orangtua. Saat orangtua ridha dengan pilihanmu, otomatis Allah ridha dan insya allah dimudahkan.(Karena sebenernya IPB kampus harapan ummiku juga jadi mungkin itu salah satu alasan aku lolos). Boleh aja sih kita punya pendapat sendiri untuk pilih jurusan dan sebagainya, tapi Orangtua yang lebih paham kita. Bukan tes psikotes dan semacamnya. Tapi orangtua juga kalau maksa anaknya harus, kudu  jadi arsitek biar dapet kerjanya enak de el el ya salah juga.

Banyak bantu orangtua juga (birrulwalidain). Jangan lupa berharap sama Allah pas lagi bantu ortu, siapa tau disitu celah dikabulkannya do`a. Karena adikku ngelakuin hal yang sama dan Alhamdulillah lolos ke sekolah tujuannya.Pokoknya kurangi perdebatan apalagi sampai marah ke ortu. Nauzubillah..
Dan kalau bisa saat liat pengumuman, bareng sama ortu ya. Jangan takut di ceramahin kalau gak lolos. 

3.Berusaha, ini pasti.Mau lolos ke tempat yang "wah" ya butuh pengorbanan yang bagus juga. Ada yang belajar sampai 10 jam perhari..tapi jangan berlebihan juga sih. Sampai lupamakan,shalat..giliran pacar galupa wkwk.Jangan ya. Fokus dulu kejar mimpi kita  dengan jalan yang "benar".Boleh aja kita coba cara belajar orang lain. Tapi kita sama yang lain gak sama cara belajar dan semacamnya. Jadi jangan dipaksakan dan disamakan.

4. Banyak bantu orang lain. Kalau ada temen yang minta diajarin, gapaham, ya dibantulah.Tapi yang minta diajarin juga harus tahu waktu sih hehe. Banyak menebar kebaikan lah intinya. Terkadang saat kita mengajari teman itu kita bisa dapat ilmu baru dan makin menguasai materi tersebut.

5. Istighfar. Ini penting. Setiap dari kita pasti punya banyak dosa. Dosa bisa jadi penghalang do`a kita. Banyak beristighfar."Ada masalah yang buntu bagiku, kemudian aku istighfar kira-kira seratus kali, kemudian Allah bukakan jalan keluarnya"(Ibnu Taimiyah).Selain bikin hati tenang, dengan beristighfar bisa memberikan jalan keluar bagi kita.Jangan lupa yakini kalau kita akan mendapatkannya. Karena Allah menurut prasangka hambanya. :)

Lalu, kalau gak lolos gimana? atau gak sesuai yang diinginkan?. Ayo kita memperbaiki diri kita setiap saat.Dan terima apa yang terjadi. Bukan pasrah ya. Tetap terus berusaha. Karena gaada yang namanya gagal. Adanya putus asa hehe.Syukuri apa yang ada lebih baik. Mohon do`anya juga tinggal menghitung hari teman-teman aku yang akan lihat hasil SBMPTN-nya nanti semoga dapat hasil yang terbaik.Tetap semangat dalam menebar kebaikan :)

Wassalamu`alaikum...





Komentar